Pertemuan 8 · Ujian Tengah Semester · Statistika 2 Satuan Kredit Semester · Program Studi Diploma Empat Manajemen Proyek Konstruksi
Panduan Ujian Tengah Semester Terintegrasi Pertemuan 1–7
Ujian Tengah Semester menggunakan satu kasus atau dataset konstruksi untuk menilai kemampuan mahasiswa
mengintegrasikan konsep statistika deskriptif, probabilitas, distribusi, sampling, dan estimasi.
Mahasiswa tidak hanya diminta memperoleh angka, tetapi juga harus
memilih metode yang tepat, menunjukkan proses manual terpilih, menghasilkan output IBM SPSS Statistics,
menginterpretasikan output, dan menyusun kesimpulan yang menjawab masalah kasus.
Target Rencana Pembelajaran Semester:
mahasiswa mampu mengintegrasikan deskriptif, probabilitas, sampling, dan estimasi pada kasus data
Manajemen Proyek Konstruksi. Kriteria utama: ketepatan metode, perhitungan, output IBM SPSS Statistics,
interpretasi, dan kesimpulan berbasis bukti.
Sinkronisasi Rencana Pembelajaran Semester
Kemampuan Akhir yang Direncanakan: Evaluasi KAD 1-5 melalui Ujian Tengah Semester. Waktu: Asesmen 100 + PT 110 + BM 110 = 320 menit Penilaian: UTS 30% Referensi RPS: 1,2,3,4,5
Struktur Ujian Tengah Semester
Blueprint resmi Ujian Tengah Semester mengikuti tiga cakupan materi Pertemuan 1–7.
Perhitungan manual, IBM SPSS Statistics, interpretasi, dan kesimpulan tetap digunakan sebagai alur kerja di dalam ketiga cakupan tersebut, bukan sebagai bobot terpisah.
Cakupan Ujian Tengah Semester
Seluruh pertanyaan dan aktivitas ujian berasal dari kompetensi yang telah dipelajari pada Pertemuan 1 sampai Pertemuan 7.
Mahasiswa harus mampu berpindah dari struktur data sampai estimasi secara terpadu.
Pertemuan
Cakupan yang dapat digunakan dalam kasus
Pertemuan 1
populasi, sampel, unit observasi, variabel, jenis data, skala, struktur data
Pertemuan 2
distribusi frekuensi, tabel, diagram batang, histogram, diagram kotak
Pertemuan 3
mean, median, modus, pengaruh nilai ekstrem
Pertemuan 4
rentang, varians, simpangan baku, koefisien variasi, kuartil, persentil
Pertemuan 5
ruang sampel, kejadian, aturan probabilitas, probabilitas bersyarat
Pertemuan 6
variabel acak, distribusi Normal, skor baku z, peluang area
Bukan tujuh soal terpisah.
Ujian menggunakan satu kasus/dataset yang memungkinkan beberapa kompetensi muncul secara berurutan dan saling terkait.
Alur kerja yang diharapkan
Baca kasus sebelum menghitung. Tentukan masalah, unit observasi, variabel, dan tujuan analisis.
Audit data. Periksa jenis data, skala, coding, satuan, dan nilai yang tidak logis.
Pilih metode. Tentukan tabel, grafik, statistik, probabilitas, sampling, atau estimasi yang relevan.
Kerjakan manual terpilih. Tunjukkan proses inti yang diminta.
Analisis menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasilkan output yang diperlukan, bukan semua output yang tersedia.
Interpretasikan. Jelaskan arti angka dan output menggunakan satuan serta konteks kasus.
Tarik kesimpulan. Jawab masalah kasus berdasarkan evidence yang sudah dianalisis.
Masalah → Metode → Manual → IBM SPSS Statistics → Interpretasi → Kesimpulan
LANGKAH KERJA 1
Bagian ini menilai apakah mahasiswa memahami apa yang sedang dianalisis dan mengapa metode tertentu dipilih.
Jawaban harus didasarkan pada karakteristik kasus, bukan sekadar menghafal nama prosedur.
Yang dapat dinilai
menentukan populasi, sampel, dan unit observasi;
mengidentifikasi variabel dan skala pengukuran;
memilih tabel/grafik sesuai jenis data;
memilih mean, median, modus, atau ukuran penyebaran secara tepat;
membedakan pertanyaan deskriptif, probabilitas, dan estimasi;
menentukan model kejadian atau distribusi yang sesuai dengan soal;
memilih teknik sampling sesuai struktur populasi;
menentukan apakah yang dibutuhkan estimasi titik atau interval kepercayaan.
Format jawaban yang kuat
“Variabel durasi bersifat numerik rasio. Karena distribusi terlihat miring dan terdapat observasi ekstrem,
median digunakan sebagai ukuran pusat utama; mean tetap dilaporkan sebagai informasi tambahan.”
Kesalahan yang menurunkan nilai
memilih metode hanya karena menu tersebut familiar;
menyatakan semua data numerik otomatis Normal;
menghitung mean untuk kode kategori nominal;
menggunakan teknik sampling tanpa menjelaskan alasannya;
menyebut istilah statistik tanpa menghubungkannya dengan kasus.
Ini adalah komponen terbesar dalam nilai ujian.
Mahasiswa harus mampu menyiapkan analisis yang benar, menjalankan prosedur yang relevan,
dan menghasilkan output yang dapat diverifikasi.
Evidence yang dapat diminta
Variable View yang sesuai dengan codebook;
Data View yang bersih dan konsisten;
tabel frekuensi atau statistik deskriptif;
diagram batang, histogram, atau diagram kotak yang relevan;
mean, median, simpangan baku, kuartil, atau statistik lain yang diminta;
skor baku z yang disimpan/dihitung sesuai prosedur;
pemilihan sampel atau eksplorasi data jika diminta;
interval kepercayaan dari prosedur yang tepat.
Prinsip output minimal tetapi relevan
Mahasiswa tidak perlu menyalin seluruh output.
Tampilkan bagian yang benar-benar digunakan untuk menjawab pertanyaan kasus.
Audit sebelum menyerahkan
Bagian
Pemeriksaan
Variable View
type, label, value labels, missing, dan measure benar
Data View
satu kasus per baris, coding dan satuan konsisten
Prosedur
menu sesuai pertanyaan statistik
Output
kasus valid, statistik, tabel, dan grafik dapat dibaca
Reproducibility
file kerja tersimpan dan dapat diperiksa kembali
Output IBM SPSS Statistics yang benar secara teknis belum cukup jika prosedur yang dipilih tidak sesuai dengan pertanyaan.
Interpretasi mengubah tabel dan angka menjadi informasi statistik yang bermakna.
Setiap interpretasi harus menyebut apa yang ditemukan, besarnya hasil, satuan/kategori, dan konteksnya.
Contoh pola interpretasi
“Median durasi aktivitas adalah 11 hari, sedangkan mean 14,3 hari.
Mean yang lebih tinggi dipengaruhi oleh satu observasi dengan durasi jauh di atas mayoritas data,
sehingga median lebih mewakili pusat sebagian besar observasi pada dataset ini.”
Yang harus dihindari
hanya menulis “hasilnya signifikan/tinggi/rendah” tanpa angka atau konteks;
menyatakan nilai ekstrem pasti salah;
mengubah hubungan statistik menjadi sebab-akibat tanpa desain yang mendukung;
menginterpretasikan interval kepercayaan sebagai rentang 95% data individual;
menyimpulkan seluruh populasi ketika kerangka sampel atau teknik sampling tidak mendukung.
Kesimpulan adalah jawaban akhir terhadap masalah kasus.
Kesimpulan harus berasal dari evidence pada komponen sebelumnya dan tidak boleh memperluas klaim melebihi data.
Struktur kesimpulan yang dianjurkan
Nyatakan temuan utama.
Sebut evidence statistik utama.
Hubungkan dengan konteks proyek.
Nyatakan batas generalisasi atau ketidakpastian.
“Berdasarkan sampel aktivitas yang dianalisis, keterlambatan paling sering berada pada rentang rendah hingga sedang,
tetapi terdapat beberapa aktivitas dengan durasi jauh lebih tinggi. Estimasi mean populasi berada pada rentang interval kepercayaan
yang dihitung. Kesimpulan ini berlaku untuk populasi dan rancangan sampling yang didefinisikan dalam kasus.”
Kesimpulan yang baik ringkas, spesifik, berbasis angka, dan menjawab masalah.
Bobot Ujian Tengah Semester terhadap nilai mata kuliah: 30%.
Beban kegiatan Pertemuan 8
Asesmen
100 menit
Penugasan terstruktur
110 menit
Belajar mandiri
110 menit
Total
320 menit
Penilaian
UTS 30%
Perlengkapan dan file kerja
Ikuti arahan dosen pada pelaksanaan aktual. Secara umum mahasiswa perlu menyiapkan:
perangkat yang dapat menjalankan IBM SPSS Statistics;
dataset ujian yang diberikan;
file kerja IBM SPSS Statistics;
lembar/perangkat untuk perhitungan manual;
hasil/output yang diminta;
jawaban interpretasi dan kesimpulan.
Jangan mengganti dataset, mengubah nilai sumber tanpa instruksi, atau menggunakan file kerja pihak lain.
Integritas akademik
Ujian menilai kemampuan individual untuk memilih metode, melakukan analisis, dan menjelaskan hasil.
mahasiswa harus mampu menjelaskan prosedur analisis yang dikumpulkan;
output tanpa pemahaman metode dan interpretasi tidak cukup sebagai bukti kompetensi;
menyontek, plagiarisme, fabrikasi/manipulasi data, atau menyerahkan pekerjaan pihak lain tidak diperbolehkan;
sumber eksternal hanya digunakan jika diizinkan dan harus dicantumkan secara wajar;
data proyek yang bersifat rahasia harus dianonimkan sesuai instruksi.
Checklist sebelum mengumpulkan ujian
0 dari 8 pemeriksaan selesai0%
Checklist ini hanya membantu pemeriksaan mandiri dan bukan nilai resmi.
Catatan Penyelarasan
Materi dan penilaian pada halaman ini menggunakan struktur canonical semester yang telah diharmonisasi.
Acuan kurikulum final adalah Rencana Pembelajaran Semester yang berlaku;
nomor versi tidak ditampilkan pada halaman materi agar tidak menjadi usang ketika dokumen diperbarui.
Daftar Pustaka Ujian Tengah Semester
Montgomery, D. C., & Runger, G. C. (2018). Applied Statistics and Probability for Engineers (7th ed.). Wiley.
Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2019). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Santoso, S. (2018). Menguasai Statistik dengan SPSS 25. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Daftar pustaka pada halaman ini identik dengan kode referensi pada Rencana Pembelajaran Semester terbaru.
Setelah Ujian Tengah Semester, Pertemuan 9 memulai inferensia statistik:
hipotesis nol dan hipotesis alternatif, tingkat signifikansi, p-value,
kesalahan Tipe I dan Tipe II, serta hubungan dengan interval kepercayaan.
Estimasi → Hipotesis → Statistik Uji → P-Value → Keputusan Inferensial